Jakarta (SI Online) - Ribuan jamaah shalat shubuh gabungan se-Jakarta siap mengikuti aksi sejuta umat menolak Basuki Purnama (Ahok) menjadi Gubernur DKI Jakarta. Mereka akan bergabung dengan Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) pada aksi 10 November 2014 mendatang.
"Penasehat Majelis Silaturahim Shalat Shubuh Gabungan se-Jakarta KH Abdul Karim dan guru pembina se-Jabodetabdek Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf sangat mendukung penuh perjuangan ini. Saya sendiri ketua di Kecamatan Jatinegara yang membawahi 82 masjid diluar musholla dan majelis taklim siap untuk turun pada aksi 10 November nanti," Ustaz Mistarudin, Ketua Majelis Silaturahim Shalat Shubuh Gabungan se-Kecamatan Jatinegara kepada Suara Islam Online.
Secara tegas ia menolak Jakarta dipimpin oleh Ahok karena dinilai arogan dan telah melecehkan agama Islam dengan sejumlah kebijakannya seperti melarang pemotongan hewan kurban disekolah dasar.
"Ini sudah sangat jelas, Ahok sudah meresahkan masyarakat, sudah mengobrak-abrik syariat Islam, karena itu kami menentang kepemimpinan Jakarta dipimpin orang semacam itu," tegas Ustaz Mistarudin.
Untuk itu ia menghimbau kepada warga Jakarta khususnya umat Islam untuk bersama-sama mengikuti aksi damai tersebut.
"Kami mengajak dan menghimbau seluruh elemen masyarakat untuk menolak Ahok menjadi Gubernur Jakarta dengan mengikuti aksi sejuta umat menolak Ahok pada 10 November 2014 nanti," pesannya.
sumber : suara-islam.com

Posting Komentar